Manfaat Daun Tapak Dara Untuk Hipertensi Dan Cara Mengolahnya

Tapak dara untuk hipertensi - Tapak dara adalah salah satu tanaman yang sudah tidak asing lagi bagi mereka yang senang mengkoleksi tanaman hias. Meskipun demikian, banyak juga yang belum tahu manfaatnya bagi kesehatan, terutama bagian daunnya yang ternyata memiliki khasiat menurunkan tekanan darah tinggi alias hipertensi. Sebenarnya bukan hanya hipertensi, penyakit lain seperti malaria, asma, bronchitis, demam, sembelit dan kencing manis juga dapat diobati dengan tanaman tersebut. Tentu saja dengan cara diolah terlebih dahulu, tidak dikonsumsi begitu saja.

Daun tapak dara memang telah digunakan sebagai bahan obat herbal khususnya oleh masyarakat pedesaan dibeberapa wilayah. Semua bagian tanaman tapak dara dari mulai daun, bunga, batang, hingga akarnya sama - sama memiliki khasiat bagi kesehatan karena terkandung zat yang berperan dalam hal pengobatan seperti Vinristin, Vinrosidin, serta Vinblastin yang merupakan kandungan komposisi zat alakoid dari tapak dara.

Berbicara penyakit darah tinggi, pengobatan herbal alternative yang biasa dilakukan sebenarnya sangat banyak, sebut saja misalnya dengan cara mengkonsumsi  salah satu bahan berikut ini :


Namun yang tidak kalah berkhasiatnya yakni menggunakan daun tapak dara ini, adapun untuk cara penggunaannya bisa langsung anda lihat dibawah ini, informasinya kami dapat buku tanaman herbal.

Manfaat Daun Tapak Dara Untuk Hipertensi Dan Cara Mengolahnya


Cara mengolah daun tapak dara untuk obat hipertensi

  • Sediakan sebanyak 25 gram daun tapak dara yang masih segar serta telah dicuci bersih
  • Rebus daun tersebut dengan 3 gelas air selama kurang lebih 15 menit
  • Setelah dingin kemudian saring
  • Air rebusan diminum 2 kali sehari pada pagi dan sore


Nah itulah contoh pemanfaatan tanaman bunga tapak dara bagi kesehatan khususnya sebagai obat menurunkan tekanan darah tinggi. Semoga informasi yang kami bagikan ini bisa menambah pengetahuan kita semua.

0 Response to "Manfaat Daun Tapak Dara Untuk Hipertensi Dan Cara Mengolahnya"